Kehadiran Lengkong Culinary Night di Kota Bandung tak dipungkiri telah menjadi magnet wisata baru yang menggeliatkan roda perekonomian warga. Kawasan Lengkong Kecil yang dulunya jalan biasa, kini bertransformasi menjadi surga kuliner malam yang menyedot ribuan pengunjung karena rasa penasaran akan ragam jajanan yang ditawarkan. Namun, popularitas ini membawa pedang bermata dua. Membludaknya pengunjung yang berbaur dengan deretan tenant UMKM di bahu kanan-kiri jalan menciptakan kemacetan parah, mengubah antusiasme berwisata menjadi pengalaman yang melelahkan bagi pengguna jalan maupun penikmat kuliner itu sendiri.


Masalah utama yang kini mendesak untuk diselesaikan adalah ketidaknyamanan dan risiko keselamatan. Saat ini, pengunjung dipaksa berdesak-desakan di ruang sempit, bersaing dengan kendaraan yang melaju lambat di tengah kemacetan. Situasi ini diperparah oleh ketiadaan kantong parkir yang memadai, sehingga kendaraan meluber ke badan jalan dan semakin menyumbat arus lalu lintas. Ironisnya, keramaian ini justru merugikan sebagian tenant. Banyak pengunjung yang hanya sekadar lewat tanpa bisa berhenti untuk melihat menu atau membeli, semata-mata karena tidak ada ruang gerak yang cukup untuk “window shopping” kuliner dengan nyaman.

Merespons permasalahan pelik tersebut, tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Telkom hadir memberikan kontribusi nyata melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Intervensi tata kelola ruang menjadi fokus utama dalam pendampingan ini, karena kebutuhan perbaikan sudah sangat mendesak. Solusi yang ditawarkan oleh para akademisi ini bukan sekadar penertiban, melainkan perancangan ulang tata letak (relayout) yang berbasis data. Melalui kegiatan ini, penerapan metode Systematic Layout Planning (SLP) atau Analisis Aliran (Flow Analysis) diharapkan menjadi kunci jawaban. Dengan memetakan ulang posisi tenant, memisahkan jalur pejalan kaki dengan kendaraan, serta mendesain zonasi parkir yang efektif, Lengkong Culinary Night dapat naik kelas menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan menguntungkan bagi semua pihak.




