Foto bersama Kegiatan Belanja Pintar Bagi Keluarga

Literasi Keuangan: Keluarga PAUD Pandanwangi Kelola Utang Bijak

Bandung, 23 Desember 2025 – Aktivitas belanja mingguan sering kali dianggap sebagai rutinitas membosankan, bahkan membebani. Namun, bagi orang tua dengan anak usia TK dan PAUD, perjalanan ke pasar atau supermarket sebenarnya menyimpan potensi luar biasa. Ini bukan sekadar urusan mengisi kulkas, melainkan kesempatan emas untuk membangun fondasi pengetahuan, karakter, dan kebersamaan keluarga.

Foto bersama Kegiatan Belanja Pintar Bagi Keluarga
Foto bersama Kegiatan Belanja Pintar Bagi Keluarga

Berdasarkan pelatihan yang kami selenggarakan untuk puluhan orang tua dan guru di TK/POS PAUD Pandanwangi, Kota Bandung, terbukti bahwa dengan pendekatan yang tepat, belanja bisa diubah menjadi “laboratorium belajar” yang paling nyata dan murah bagi anak usia dini.

Belanja Itu Bisa “Pintar” Dua Arah: Hemat Uang, Kaya Ilmu

Konsep “belanja pintar” yang kami gaungkan memiliki dua makna. Pertama, pintar secara finansial, yaitu kemampuan orang tua untuk mengelola anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta berbelanja dengan strategi yang hemat tanpa mengorbankan gizi. Kedua, pintar secara pedagogis, yaitu keterampilan orang tua untuk memanfaatkan setiap momen belanja untuk menstimulasi perkembangan anak.

“Selama ini saya selalu stres saat harus belanja mingguan, apalagi jika mengajak anak. Rasanya buru-buru dan hanya fokus menyelesaikan daftar belanja. Setelah pelatihan, saya sadar bahwa justru di situlah momen berharga untuk mengajarkan banyak hal pada anak saya,” ujar Ibu Sari, salah satu peserta pelatihan.

Praktik Sederhana yang Memberi Dampak Besar

Tidak perlu teori rumit. Berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa langsung diterapkan orang tua:

  1. Jadikan “Pemburu Warna”: Sebelum berangkat, beri tantangan pada anak, “Ayo, hari ini kita jadi pemburu! Kamu tugasnya menemukan 5 sayuran dengan warna berbeda.” Aktivitas ini melatih pengamatan, pengetahuan warna, dan klasifikasi.
  2. Matematika di Rak Susu: Saat mengambil susu kotak, ajak anak menghitung, “Kita butuh berapa kotak untuk seminggu? Satu, dua, tiga…” atau bandingkan ukuran kemasan besar dan kecil. Konsep berhitung dan ukuran jadi lebih konkret.
  3. Detektif Label: Bacakan label harga atau nama produk dengan suara jelas. Minta anak mencari huruf tertentu, misalnya huruf awal namanya. Ini adalah literasi dini yang menyenangkan.
  4. Sekolah Rasa Tanggung Jawab: Beri kepercayaan pada anak untuk memasukkan beberapa barang pilihannya sendiri ke dalam keranjang (tentu dengan pengawasan). Ajarkan untuk mengembalikan barang ke tempatnya jika tidak jadi dibeli, sebagai bentuk tanggung jawab.

Lebih dari Sekadar Angka: Membangun Karakter dan Ikatan

Manfaatnya melampaui sekadar kemampuan kognitif. Saat anak diajak terlibat dalam membuat daftar belanja sederhana (dengan gambar), mereka belajar tentang perencanaan. Saat diajak membandingkan harga dua merek sereal, mereka belajar tentang keputusan yang bijak. Saat harus antre di kasir, mereka berlatih kesabaran dan sopan santun.

Kegiatan Abdimas Belanja Pintar Bagi Keluarga
Kegiatan Abdimas Belanja Pintar Bagi Keluarga

“Yang paling berkesan adalah melihat antusiasme anak-anak ketika diajak ‘bermain’ sambil belajar oleh orang tuanya. Ada kebanggaan di mata mereka ketika berhasil menyelesaikan ‘misi’ kecil yang diberikan,” tambah Bapak Andri, salah satu guru pendamping.

Komunitas Sebagai Penguat: Tidak Sendirian dalam Perjalanan

Salah satu kunci keberhasilan adalah dukungan komunitas. Dari pelatihan ini, para orang tua membentuk grup WhatsApp “Keluarga Pandanwangi Cerdas Finansial”. Di sini, mereka saling berbagai tips belanja hemat, info promo, dan bahkan saling mengingatkan untuk konsisten menjadikan belanja sebagai momen berkualitas. Beberapa ibu bahkan mulai menginisiasi belanja bahan pokok bersama untuk mendapatkan harga yang lebih baik.

Investasi untuk Masa Depan

Mengajarkan literasi keuangan dan kebiasaan belajar sejak dini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak. Hal ini tidak hanya akan membentuk pribadi yang cerdas dan bertanggung jawab, tetapi juga memperkuat ikatan emosional dalam keluarga.

Mulailah dari kunjungan belanja Anda berikutnya. Ambil napas, kurangi rasa terburu-buru, dan lihatlah rak-rak toko dengan kacamata baru: sebagai taman bermain dan ruang kelas tak ternilai bagi putra-putri tercinta. Karena pendidikan terbaik sering kali dimulai dari hal-hal sederhana di rumah, termasuk dari lorong-lorong supermarket.

Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, secara rutin melaksanakan berbagai program pelatihan untuk pemberdayaan komunitas, khususnya dalam penguatan ekonomi keluarga dan pendidikan.

#BelanjaPintar
#LiterasiKeuangan
#EdukasiKeluarga
#PAUD
#TK
#PengabdianMasyarakat
#Abdimas
#KotaBandung
#KeluargaCerdas
#KeuanganKeluarga
#FEBHEBRING
#KampusBerdampak

Secret Link