TelU Kembangkan Kurikulum TPQ Berbasis Design Thinking

Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Telkom University kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program pengembangan kurikulum berbasis Design Thinking bagi para ustadz dan ustadzah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta Taman Pendidikan Al-Qur’an untuk Anak dan Remaja (TQA) di TPQ Al-Basith, Jalan Salak No. 46, Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Program ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam nonformal agar mampu menjawab kebutuhan pembelajaran generasi masa kini. Seiring berkembangnya karakteristik peserta didik, lembaga pendidikan Al-Qur’an dituntut untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu membangun pengalaman belajar yang lebih bermakna, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

TPQ dan TQA memiliki peran penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta memperkuat literasi keislaman anak dan remaja. Namun, berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mitra, proses pembelajaran masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya belum tersusunnya kurikulum yang terdokumentasi secara sistematis, metode pembelajaran yang masih didominasi pendekatan teacher-centered, serta keterbatasan dalam merancang aktivitas belajar yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik.

Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University mengimplementasikan pendekatan Design Thinking sebagai metode dalam menyusun kurikulum dan desain pembelajaran. Pendekatan ini menekankan proses memahami kebutuhan peserta didik (empathy), mengidentifikasi permasalahan pembelajaran (define), menghasilkan berbagai solusi kreatif (ideate), menyusun rancangan pembelajaran (prototype), hingga melakukan evaluasi (test) secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan dan pendampingan, para ustadz dan ustadzah memperoleh pembekalan mengenai penyusunan capaian pembelajaran, pengembangan modul pembelajaran, penyusunan aktivitas belajar yang lebih partisipatif, hingga strategi evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik santri saat ini.

Salah seorang anggota tim Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan bahwa inovasi dalam pendidikan Islam nonformal menjadi kebutuhan penting agar proses pembelajaran mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.

“Design Thinking memberikan perspektif baru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Melalui pendekatan ini, para pendidik tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mampu memahami kebutuhan santri sehingga proses belajar menjadi lebih kontekstual, kreatif, dan berdampak dalam pembentukan karakter.”

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi berlangsung aktif ketika para ustadz dan ustadzah bersama tim dosen mengidentifikasi berbagai tantangan pembelajaran yang dihadapi di lingkungan TPQ serta merancang solusi pembelajaran yang lebih inovatif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Selain memperkuat kompetensi pedagogik para pendidik, kegiatan ini juga menghasilkan rancangan awal dokumen kurikulum TPQ/TQA berbasis Design Thinking yang diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran Al-Qur’an yang lebih interaktif, menarik, adaptif, dan relevan dengan perkembangan generasi saat ini. Tidak hanya memberikan manfaat bagi TPQ Al-Basith, model pengembangan kurikulum berbasis Design Thinking ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai lembaga pendidikan Islam nonformal lainnya di Indonesia.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Telkom University terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nonformal diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mendukung terciptanya generasi yang berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Lihat Dokumentasi Video Kegiatan : https://www.youtube.com/watch?v=Zr3W_z0wZ3Q

Secret Link