Home » Sejarah

Sejarah

Banner Homepage-01-01-01-01

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) atau School of Economic and Business (SEB) merupakan satu dari tujuh fakultas yang ada di dalam Universitas Telkom. Saat ini FEB memiliki 3 program studi, S1 Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika (terakreditasi “A” BAN PT), S1 Akuntansi (terakreditasi “B” BAN PT), dan S2 Magister Manajemen (terakreditasi “A” BAN PT dan ABET21). Khusus untuk S1 Manajemen juga membuka kelas internasional yang bahasa pengantarnya adalah Bahasa Inggris yang disebut sebagai ICT Business. Berikut ini sekilas sejarah perkembangan fakultas ini.

Perjalanan FEB dimulai sejak tahun 1990 (fase pertama) dengan nama MBA-Bandung, yang merupakan penyelenggara program Master in Business Administration (MBA) pertama di Jawa Barat, mendahului program sejenis yang kemudian diselenggarakan oleh perguruan tinggi negeri di Bandung. Pada awal pendiriannya, MBA-Bandung mengadopsi secara utuh, schooling system dari Asian Institute of Management (AIM) Philipines, yang pada saat itu dikenal sebagai “Harvard Business School” nya Asia.

 mba-bandung

Fase kedua dimulai pada tahun 1994 ketika MBA-Bandung berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (STMB), dan mengubah program MBA-nya menjadi program Magister Manajemen (MM) untuk menyesuaikan diri dengan regulasi pemerintah. Selain itu, STMB juga semakin meragamkan varian program MM-nya dengan menambahkan program MM Reguler, MM Eksekutif, dan MM-Cooperative Development (Co-op). Pada kesempatan akreditasi pertama yang diselenggarakan oleh pemerintah, program MM STMB memperoleh akreditasi A (Unggul).

stmb

Fase ketiga dimulai pada tahun 1997, yaitu dengan menyelenggarakan program S1 Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika (MBTI). Hal ini seiring dengan adanya tuntutan regulasi pemerintah (Dirjen Dikti Depdikbud) agar sekolah tinggi tidak hanya menyelenggarakan program pasca sarjana (S2) tetapi juga diharuskan menyelenggarakan program sarjana (S1). Selain itu, adanya keinginan dari Direksi PT.Telkom (pada saat itu dijabat oleh AA Nasution) agar STMB makin berkiprah dalam dunia pendidikan tinggi nasional. Sejak awal, Program studi S1 MBTI telah dirancang untuk memiliki kesesuaian dengan kebutuhan industri telekomunikasi dan ICT. Minat masyarakat terhadap program studi ini terus meningkat disertai dengan daya serap industri terhadap alumni STMB yang semakin tinggi. Pada kesempatan akreditasi pertama oleh pemerintah di tahun 2002, program S-1 MBTI STMB memperoleh akreditasi A yang kemudian dipertahankan pada tahun 2007 dan pada tahun 2013.

stmb

Fase keempat dimulai pada tahun 2004 dengan merubah nama STMB menjadi STMB Telkom (Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis Telkom). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan identitas yang lebih kuat pada bidang keilmuan manajemen bisnis telekomunikasi dan ICT. Perubahan nama ini juga diikuti dengan peningkatan kapasitas penerimaan mahasiswa baru program S-1 MBTI, dalam rangka memenuhi permintaan pasar. Selain itu, program pasca sarjana juga menambah varian program dengan program MM Bisnis Telekomunikasi (MM Biztel).

stmb-telkom

Fase kelima dimulai pada tahun 2008 yang ditandai oleh transformasi STMB Telkom menjadi Institut Manajemen Telkom (IM Telkom). Selain MBTI, maka terjadi penambahan lima program studi S1 lainnya, yaitu: S-1 Ilmu Komunikasi, S-1 Desain Komunikasi Visual, S-1 Akuntansi, S-1 Administrasi Bisnis, dan D-3 Pemasaran. Transformasi ini selanjutnya diikuti dengan pengembangan fasilitas kampus, yang pada awalnya hanya berlokasi di Kompleks Telkom Learning Center Jalan Gegerkalong Hilir, kini ditambah dengan dua kampus baru yaitu: Kampus Jalan Setiabudi, dan Kampus Dayeuh Kolot.

 im-telkom

Fase keenam dimulai sejak tahun 2013 sampai dengan saat ini yang ditandai dengan terbentuknya Universitas Telkom yang merupakan hasil penggabungan empat institusi pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu: Institut Teknologi Telkom (ITT atau dahulunya STT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IMT), Politeknik Telkom, dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Disain Indonesia. Pada akhir 2013, setelah masa transisi empat fakultas hasil penggabungan, maka terbentuklah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) seperti saat ini. FEB memiliki dua kampus yaitu Kampus Utama di Dayeuh Kolot untuk penyelenggaraan semua program studi S1 (MBTI dan Akuntansi) dan Kampus Utara di Geger Kalong untuk penyelenggaraan program studi S2 MM Telkom.

 feb

Kualitas prima menjadi standar dari semua proses bisnis yang dijalankan oleh FEB Universitas Telkom. Selain dari pemberlakuan standar akreditasi dari BAN-PT untuk semua prodi yang ada, FEB Universitas Telkom juga sudah mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008 sejak Agustus 2012. Pada Maret 2016, Prodi MM Telkom University telah mendapatkan akreditasi internasional dari ABEST21 yang berbasis di Tokyo Jepang. Tahun 2017 yang akan datang telah dicanangkan menjadi tahun kualitas bagi Universitas Telkom. Digharapkan pada tahun 2017 kelak Standar AIPT dan QS Rangking menjadi acuan dari kualitas seluruh prodi di Universitas Telkom.

FEB telah lama menjalin kerjasama dengan industri, asosiasi, dan institusi pendidikan sejenis baik di dalam maupun di luar negeri. Kerjasama dengan industri dan asosiasi diantaranya PT. Telkom Indonesia dan Telkom Group, Bursa Efek Indonesia, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Indonesia Chapter, NexMU Malaysia, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), CIMBA, YEA, TechIN Asia, APMMI, FMI, ABEST21, Solusi247, QIA, dll.

Kerjasama dengan institusi pendidikan diantaranya Solbridge International School of Business (Korea Selatan), Multi Media University (MMU) Malaysia, Universiti Utara Malaysia (UUM), Universiti Sains Malaysia (USM), Twente University (Netherland), Saxion (Netherland), Fontys (Netherland), Naresuan University (Thailand), FHNW (Swiss), Tanri Abeng University (Indonesia), dll.